Sabtu , Juni 22 2024

Mengetahui Faktor Penyebab dan Cara Pencegahan Gastritis di Kalangan Remaja

(Ditulis oleh Amelia Agustin, mahasiswa S1 Keperawatan Universitas Indonesia Maju)

Gastritis atau kerap disebut penyakit maag adalah peradangan yang terjadi pada lapisan lambung. Kondisi ini ditandai dengan adanya lapisan dinding lambung yang dapat dirusak oleh cairan pencernaan. Beberapa penyakit dan kondisi juga dapat meningkatkan risiko Anda terkena tukak lambung, termasuk penyakit Crohn dan sarkoidosis, suatu kondisi di mana sel inflamasi tumbuh di dalam tubuh. Gastritis terjadi ketika lambung mengalami iritasi, peradangan atau pengikisan pada bagian mukosa. Kebanyakan penderita gastritis tidak terjadi kerusakan pada lambung secara permanen, tetapi para penderita gastritis mengalami serangan kekambuhan yang mengakibatkan nyeri dibagian ulu hati.

Penderita gastritis ini kebanyakan orang-orang di usia remaja hingga dewasa. Beberapa gejala yang biasa terjadi pada penderita gastritis yaitu sakit perut, terasa nyeri dibagian ulu hati atau nyeri epigastrium, perut kembung, wajah pucat, mual, bahkan hingga muntah. Penyebab terjadinya Gastritis pada orang-orang dengan pola makan yang salah, memiliki kebiasaan merokok, infeksi mikroorganisme, serta kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol. Kebanyakan remaja di masa kini memiliki kebiasaan yang salah, hal itu menimbulkan penyakit gastritis. Banyak remaja yang tidak peduli akan pola makan, misalnya mereka sering telat makan, mengkonsumsi kopi berlebihan, dan mengkonsumsi makan makanan pedas seperti seblak, makaroni, mie pedas, dan masih banyak lagi.

Kebiasaan buruk remaja untuk makan larut malam adalah mereka terlalu sibuk dengan aktivitasnya dan melewatkan waktu makannya. Selama masa remajanya, mereka memiliki kehidupan yang sibuk, misalnya mereka mengikuti organisasi, mengikuti kepanitiaan, dan menghabiskan waktu bersama teman-teman di luar rumah. Ketika mereka sibuk dengan aktivitasnya, mereka sering lupa makan, dan ketika berada di rumah, mereka lebih memilih untuk tidur karena lelah dengan aktivitasnya. Selain itu, banyak remaja yang menderita maag karena terlalu banyak minum kopi. Para remaja sering minum kopi ketika ingin berkumpul dengan teman dan begadang untuk mengerjakan tugas sekolah dan kuliah. Kandungan dalam kopi yang bisa menyebabkan sakit perut adalah asam klorogenat dan kafein.

Gastritis dapat mempengaruhi kualitas diet atau status gizi pada orang muda. Kualitas makanan yang buruk pada orang muda dapat menyebabkan penyakit defisiensi. Jika kekurangan terjadi dalam batas marjinal, hal itu dapat menyebabkan gangguan kecil atau penurunan fungsi, contohnya kekurangan vitamin B1 yang dapat menyebabkan tubuh cepat lelah dan sering mengantuk. Selain itu, kekurangan zat besi pada anak muda dapat menghambat kesuksesan akademik. Gastritis juga dapat melemahkan daya tahan tubuh terhadap infeksi sehingga lebih mudah terserang penyakit.

Pengobatan untuk gangguan pencernaan ini tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Jika seseorang menderita gastritis akibat mengonsumsi obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) atau obat lain, menghindari obat ini mungkin cukup untuk meredakan gejala. Jika penderita gastritis merasa obat yang diresepkan oleh dokter menyebabkan gastritis, bicarakan dengan dokter sebelum menghentikan atau mengubah dosisnya. Jika tidak diobati, kondisi ini dapat menyebabkan tukak lambung dan pendarahan lambung. Dalam kasus yang jarang terjadi, gastritis kronis bahkan dapat meningkatkan risiko kanker lambung. Apalagi jika pasien mengalami penipisan mukosa lambung yang parah dan perubahan sel-sel selaput lendir. Sehingga penting bagi orang yang sakit untuk segera memeriksakan diri ke dokter, meskipun sudah berobat.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan remaja untuk mengurangi gastritis adalah dengan mengubah pola makan dan menerapkan pola hidup sehat, seperti makan dan minum dengan pola yang sehat, melakukan olahraga, menjaga kebersihan, dan manajemen stres. Remaja sebaiknya mengambil langkah-langkah sebelum beranjak dewasa untuk mengurangi gastritis agar tidak semakin parah di kemudian hari.

About ProSciences

10 comments

  1. terimakasih, sangat bermanfaat sekali

  2. makasih kak, ilmu nya sangat bermanfaatšŸ„¹šŸ’—

  3. Aura Chaerunnisya

    terimakasii bermanfaat sekali

  4. infonya sangat bermanfaatšŸ˜

  5. waw makasii kak ilmu nya sangat bermanfaatšŸ˜

  6. Sangkyuu for infomantion!!!

  7. penjelasan yang mudah dimengerti! kereennnn!
    you made it. šŸ„°

  8. Wah keren sekali

  9. Wah keren sekali mantep yomannn

  10. bermanfaat dan menambah wawasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *