Selasa , Juli 23 2024

Mengenal Apa itu NFT (Non-Fungible Tokens)

JAKARTA – Non-Fungible Token (NFT) atau token yang tidak dapat tertukar adalah aset digital yang dapat diverifikasi pada teknologi blockchain. Aset ini termasuk karya seni, musik, atau aset dalam game seperti avatar unik. Karena unik, NFT banyak dicari sebagai barang koleksi.

Apa itu NFT?

NFT adalah singkatan dari ‘non-fungible token’. Aset ini merupakan sesuatu yang dapat dipertukarkan, tapi berbeda dengan mata uang, semisal dolar yang dapat ditukar dengan uang dolar lainnya. Sebaliknya, token yang tidak dapat dipertukarkan adalah aset unik dalam bentuk digital yang tidak dapat ditukar dengan NFT lainnya. Ini berarti bahwa setiap NFT adalah item ‘one-of-a-kind‘. NFT ditransfer dari satu pemilik ke pemilik lain menggunakan teknologi blockchain dan transaksi ini akan menciptakan jejak digital dari penjual ke pembeli yang memverifikasi transaksi. Ini mengkodekan hak kepemilikan unik untuk pembeli (pemilik baru).

Barang atau karya fisik akan menjadi aset koleksi yang unik seperti karya seni, yang mungkin Anda miliki sertifikat kepemilikan yang membuktikan keasliannya. Sama halnya dengan NFT ini, dengan teknologi blockchain-nya menggantikan kebutuhan akan sertifikat kepemilikan. Bahkan ada beberapa NFT yang menggunakan teknologi blockchain untuk membuat sertifikat kepemilikan digital untuk aset fisik yang unik, meskipun saat ini tidak umum.

NFT menjadi investasi populer pada tahun 2021, meskipun sudah ada sejak tahun 2014. Ketika investasi cryptocurrency meledak, begitu pula ide untuk mengambil aset digital tertentu dan menjualnya kepada investor untuk dibeli secara online.

Bagaimana Cara Kerja NFT?

NFT dipasarkan dan didistribusikan melalui pasar online seperti Rarity.tools atau NFTcatcher.io. Investor dapat melihat melalui inventaris aset sebelum memilih satu untuk dibeli. Seseorang harus memiliki cryptocurrency untuk membeli aset digital dan membuat akun di pasar NFT yang terhubung ke dompet cryptocurrency yang menyimpan koin.

NFT blockchain yang paling umum digunakan yaitu token Ethereum ERC-20. Token ERC-20 adalah blockchain yang digunakan untuk mengeluarkan kontrak pintar pada blockchain Ethereum. Token ini juga dapat dibeli dengan cryptocurrency Polygon, Solana, dan Polkadot.

NFT telah membuka pintu baru bagi artis, perusahaan, dan selebritas untuk memonetisasi aset mereka. Seniman mampu membuat perpustakaan aset digital untuk dipasarkan ke gelombang baru investor dan kolektor. Seniman menciptakan aset yang memanfaatkan identitas merek atau brand mereka. Beberapa NFT dijual seharga ribuan, bahkan jutaan dolar.

Contoh NFT

Biaya NFT bervariasi di seluruh papan. Kolektor membayar jutaan dolar dalam beberapa kasus untuk mendapatkan aset digital. Lihatlah beberapa contoh NFT yang telah dijual di pasaran.

Catatan: Harga NFT telah naik dari rata-rata $24,98 pada awal tahun 2021 menjadi $913,48 pada November 2021. Harga NFT rata-rata turun menjadi $346,85 pada Januari 2021. Mendekati puncak popularitasnya pada tahun 2021, NFT memiliki nilai agregat 30 hari hampir $64 juta. Pada 15 Maret 2022, penjualan agregat selama 30 hari mencapai $832 ribu.

1. Everydays: The First 5000 Days

NFT ini adalah kolase yang dibuat oleh Mike “Beeple” Winklemann. Dibutuhkan gambar yang berasal dari tahun 2007. Gambar ini dijual di rumah lelang, Christie’s pada 11 Maret 2021, dan dikreditkan dengan memulai kegilaan NFT. Harga jualnya tercatat yang tertinggi yaitu menyentuh angka: $63,9 juta.

2. Human One

Human One adalah aset seni lain yang diciptakan oleh Mike “Beeple” Winklemann. Ini sebenarnya hibrida dari aset fisik dengan token digital. Dia menyebutnya sebagai patung video kinetik dimana dia memiliki empat layar yang ditempatkan pada logam aluminium yang dipoles dalam bingkai kayu mahoni. NFT ini terjual seharga $28,9 juta pada November 2021.

3. Lindsay Lohan’s Fursona

Pada Oktober 2021, NFT Lindsay Lohan terjual seharga $4.408 dalam sebuah lelang. NFT ini adalah bagian dari jalur Friends of the Cartel dari NFT yang ditawarkan oleh Canine Cartel. NFT adalah tiruan digital dari Lindsay Lohan yang mirip anjing kampung.

4. “Da Dogg Gone Gym”

Snoop Dogg Snoop Dogg bermitra dengan Harlem Globetrotters untuk merilis sitkom NFT yang ia bintangi bersama tim. NFT dirilis pada bulan Oktober. Itu hanyalah salah satu dari banyak NFT yang melibatkan Snoop Dogg. Dia telah menjadi kolektor dan pencipta aktif sejak Maret 2021 dengan aset lebih dari $19 juta yang dia beli.

5. Applebee’s Metaverse Mondays

Applebee’s memulai tren promosi baru pada bulan Desember 2021. Perusahaan bekerja dengan seniman untuk membuat token yang mewakili hamburger restoran, sayap tanpa tulang, dan Bourbon Street Steak. Mereka yang membeli NFT tidak hanya mendapatkan karya seni digital tetapi juga menerima persediaan item menu selama satu tahun. Bourbon Street Steak NFT dijual seharga $1.337.

6. Under Armour Stephen Curry Sneaker

Untuk memperingati tembakan tiga angka yang memecahkan rekor Stephen Curry, Under Armour menciptakan replika digital dari sepatu yang ia kenakan selama prestasi tersebut. Aset digital ini memungkinkan pembeli untuk melengkapi avatar mereka di berbagai platform digital seperti Gala Games dan The Sandbox dengan sepatu tersebut. NFT terjual habis dalam 30 menit dengan harga masing-masing $333/ aset.

7. CryptoBatz Ozzy Osbourne

Pada bulan Januari 2022, penyanyi heavy metal dan sensasi media, Ozzy Osbourne, mengumumkan koleksi ‘Cryptobatz’-nya yang terdiri dari 9.666 NFT kelelawar. Setiap Cryptobat memberi kolektor kemampuan untuk membuat NFT yang memungkinkan pembelian “menggigit” dan bermutasi dengan NFT lain dari dompet digital mereka.

About ProSciences

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *