Sabtu , Juni 22 2024

Mengetahui Penyakit Stroke: Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya

(Ditulis oleh Nurul Sannah, mahasiswa S1 Keperawatan – Universitas Indonesia Maju)

Stroke adalah penyakit pembuluh darah otak yang menyebabkan terjadinya kerusakan di suatu bagian otak, yang disebabkan terganggunya aliran darah. Saat terjadi serangan stroke, sel otak dapat mati hanya dalam hitungan menit. Adapun adanya, bagian tubuh yang dikontrol oleh bagian otak yang rusak akan kehilangan fungsinya. Umumnya penyakit stroke ini dialami oleh orang yg sudah berusia 60 tahun tetapi bukan berarti penyakit stroke ini tidak dapat terjadi di usia muda. Penyebab stroke di usia muda adalah gaya hidup yang buruk seperti merokok dan minum alkohol yang akan menimbulkan diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

GEJALA PENYAKIT STROKE 

Ciri-ciri dan gejala penyakit stroke adalah hal penting yang harus diketahui. Apalagi mengingat penyakit ini termasuk dalam kasus kegawatan Neurologi. Adapun gejala utama penyakit stroke, yaitu meliputi:

  1. Face (wajah)
    Wajah mungkin jatuh di satu sisi, orang tersebut mungkin tidak dapat tersenyum, atau mulut atau matanya mungkin terkulai.
  2. Arms (lengan)
    Orang diduga terkena penyakit stroke mungkin tidak dapat mengangkat kedua tangan dan menahannya. Hal ini karena stroke sudah menyebabkan kelemahan dan mati rasa pada salah satu tangan.
  3. Speech (cara bicara)
    Ucapan terdengar tidak jelas atau kacau, atau orang tersebut mungkin tidak dapat berbicara sama sekali meskipun tampak terjaga. Selain itu, mungkin juga kesulitan memahami apa yang Anda katakan.

Selain itu, ada tanda-tanda stroke antara lain pada pria maupun wanita yang mungkin dialami diantaranya yaitu: a) mati rasa yang terjadi secara tiba-tiba atau kelemahan di wajah,lengan atau kaki terutama di sisi satu tubuh; b) kebingungan, kesulitan berbicara, atau kesulitan memahami pembicaraan; c) kesulitan melihat di satu atau dua mata secara tiba-tiba; 4) kesulitan berjalan; 5) kehilangan keseimbangan, atau kurang koordinasi; 6) pusing dan sakit kepala yang secara tiba-tiba tanpa diketahuii penyebabnya.

Jenis-jenis stroke berdasarkan penyebabnya:

Ada dua penyebab utama stroke yaitu arteri yang tersumbat (stroke iskemik) atau pembocoran pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Stroke Iskemik adalah jenis stroke yang paling umum terjadi ketika pembuluh darah otak menyempit atau tersumbat. Ketika stroke iskemik terjadi maka akan menyebabkan aliran darah sangat berkurang (iskemia). Sedangkan stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak mengalami kebocoran atau pecah. Pendarahan otak dapat terjadi akibat banyak kondisi yang mempengaruhi pembuluh darah.

Faktor-faktor yang berhubungan dengan stroke hemoragik meliputi:

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak terkontrol
  • Pengobatan berlebihan dengan pengencer darah (antikoagulan)
  • Tonjolan di titik lemah di dinding pembuluh darah (aneurisma)
  • Trauma, seperti kecelakaan mobil
  • Deposit protein pada dinding pembuluh darah yang menyebabkan kelemahan pada dinding pembuluh darah (cerebral amyloid angiopathy)

Cara mengobati penyakit stroke: Perawatan tergantung pada jenis stroke yang dialami, termasuk otak mana yang dipengaruhi dan penyebabnya. Biasanya, stroke akan diobati dengan obat-obatan, terutama obat antiplatelet,obat antikoagulan,obat kolesterol, atau obat antihipertensi.

Cara mencegah penyakit stroke dapat dilakukan diantaranya dengan menghindari asap rokok, tingkatkan konsumsi sayur & buah, cek kesehatan secara rutin, berolahraga secara teratur seperti aerobik minimal 3 kali seminggu, dan mengurangi makanan asin/ bergaram.

About ProSciences

7 comments

  1. Terimakasih sangat bermanfaat🙏

  2. Terimakasih

  3. Terimakasih

  4. Vira Siti Apriani

    artikelnya sangat informatif sekali terimakasih🙏🏻

  5. Sangat membantu dalam memahami penyakit stroke 👍 terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *